As always, in the new year, always grow new hopes..

I very impressed with these pictures, like representatives my soul, to always brave step, although that hard steps… because one of the key being success is out from your comfort zone (Oprah Winfrey)..Agree with that!
el-capitan-evening_26433_600x450

tufa-calcium-mono_26442_600x450

just simple hope but meaning deep, be better from day to day

sunlight-peeks-clouds_26441_600x450

silhouette-runner-wyoming_26440_600x450

el-capitan-evening_26433_600x4501

Tags:



“Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan sholat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki…” (QS. Al-Ma’idah : 6)

Wudhu merupakan salah satu perintah Allah kepada umat Islam dimana mereka diperintahkan untuk membersihkan anggota-anggota badan tertentu dengan menggunakan air sebelum melakukan ibadah (sholat). Umat Islam melakukan sholat sebanyak lima kali dalam sehari, ini berarti minimal umat Islam melakukan wudhu sebanyak 5 kali dalam sehari. Anggota-anggota badan yang wajib dibasuh dengan menggunakan air sesuai yang tercantum dalam Al Quran surat Al Ma’idah ayat 6 adalah wajah, kedua tangan sampai siku, kepala, kedua kaki hingga ke mata kaki.

Banyak sekali perintah-perintah Allah yang baru diketahui manfaatnya setelah ilmu pengetahuan berkembang pesat seperti era sekarang ini. Perlahan-lahan, ilmu kedokteran terkini mulai dapat sedikit menyingkap berbagai manfaat dari wudhu, sesuatu hal yang sudah diperintahkan sejak 1400 tahun yang lalu oleh Sang Pencipta Kehidupan.

Secara umum, manfaat dari wudhu ini terletak pada upaya pembersihan badan dari berbagai kotoran (virus, bakteri, jamur, dll) yang dapat menyebabkan timbulnya berbagai penyakit pada manusia. Dr. Magomed Magomedov mengatakan bahwa basuhan air saat wudhu merangsang titik-titik pada tubuh yang dikenal dengan Biological Active Spots (BASes) (Tawfik, Lamya., 2008). Senada dengan prinsip pada refleksologi dimana tubuh manusia sangat kompleks dan rumit dengan berbagai titik elektromagnetik, meridian, dan ritme biologi. Titik-titik pada permukaan tubuh ini memiliki hubungan dengan berbagai organ dalam tubuh, sehingga pengaktifan titik-titik secara tidak langsung juga mengaktifkan organ-organ dalam seperti usus, hati, jantung, ginjal, dll (Kreydin, Army., 2010). Pengaktifan berbagai titik ini akan mengefisienkan kerja dari organ yang bersangkutan. Apabila dalam teknik akupuntur, pengaktifan titik-titik ini dilakukan dengan menggunakan jarum, tetapi ternyata titik-titik ini dapat diaktifkan dengan basuhan air.

Yang pertama dilakukan saat wudhu adalah membasuh kedua tangan. Seperti diketahui, tangan merupakan tempat bersarangnya berbagai macam virus, bakteri, jamur, dll. Itu pula sebabnya pencucian tangan digalakkan sebagai gardu terdepan pencegahan penularan berbagai penyakit. Misalnya, sebelum makan kita dianjurkan untuk mencuci tangan, setelah buang air kita dianjurkan untuk mencuci tangan, bahkan sebagai tindakan pertama pencegahan penularan virus H5N1 yang marak akhir-akhir ini adalah dengan tindakan mencuci tangan. Tindakan sederhana ini ternyata efektif mencegah timbulnya berbagai penyakit pada tubuh.
Setelah mencuci tangan, kemudian diperintahkan untuk membasuh wajah. Pembasuhan wajah sama artinya dengan pembersihan bagian-bagian tubuh yang sering terpapar dengan berbagai polutan. Pembasuhan pada wajah dapat membantu menyegarkan sel-sel pada kulit wajah, kemudian mencegah penuaan dini. Pembasuhan di wajah juga membantu mengurangi infeksi pada mata (Tawfik, Lamya., 2008). Penelitian yang dilakukan oleh Dr. Magedov menemukan bahwa pembasuhan pada wajah mengaktifkan titik BASes yang terkoneksi dengan usus, perut, kandung kemih, serta berefek positif pada sistem reproduksi. Pembasuhan pada wajah juga merangsang olahraga pada pembuluh darah di wajah. Temperatur air yang menyejukkan merangsang terjadinya vasodilatasi (pelebaran) dan vasokonstriksi (penyempitan) yang menyebabkan pembuluh darah menjadi lebih elastis yang membantu pencegahan ke arah penyempitan pembuluh darah yang dikenal dengan atherosclerosis. Selain berefek pada pembuluh darah, wudhu juga mempengaruhi sistem limfatik yang notabenenya memiliki lapisan lebih tebal dari pembuluh darah. Ini juga merupakan salah satu manfaat dari dianjurkannya membasuh setiap anggota wudhu sebanyak tiga kali. Pengulangan sebanyak tiga kali berarti terjadi perangsangan yang lebih kuat. Perangsangan pada sistem limfatik ini memperkuat fungsi dari sistem limfatik dimana fungsi utama sistem limfatik adalah sebagai garis pertahanan pertama pencegahan terhadap berbagai bakteri (Nurbaki, 1993).

Organ berikutnya setelah wajah, adalah tangan. Tangan merupakan organ yang sering terpapar dengan berbagai polutan. Pembasuhan pada daerah ini seperti pembersihan terhadap berbagai polutan-polutan. Pembasuhan pada daerah ini juga merangsang pembuluh darah serta pembuluh limfatik. Pembasuhan berikutnya adalah kepala, sama seperti tangan, pembasuhan pada daerah ini juga akan merangsang pembuluh darah serta pembuluh limfatik di daerah kepala (Nurbaki, 1993).

Daerah berikutnya adalah kaki. Pembasuhan di daerah kaki selain merangsang pembuluh darah dan pembuluh limfatik juga berperan mengaktifkan BASes yang terkoneksi dengan pituitary gland. Pituitary gland ini terletak di otak dan berfungsi meregulasi kerja endokrin (Awais, Muhammad., 2010).

68-wudu

Organ-organ yang wajib dibasuh saat wudhu dimana disana terdapat enam puluh satu titik yang termasuk dari enam puluh enam titik yang dapat berefek cepat saat dirangsang. Titik-titik ini disebut drastic spots. Selain titik-titik yang diwajibkan untuk dibasuh, juga ada titik-titik yang dianjurkan (disunahkan) untuk dibasuh yang memiliki manfaat yang tidak kalah hebatnya. Misalnya, dianjurkan untuk menghirup air ke dalam hidung saat berwudhu. Seperti diketahui dalam udara terdapat banyak partikel-partikel berbahaya. Saat kita bernafas, partikel-partikel ini masuk ke dalam tubuh kita melalui sistem pernafasan. Kebanyakan dari partikel-partikel ini terperangkap dalam bulu-bulu hidung. Itulah hikmah dibalik dianjurkannya menghirup sedikit air ke dalam hidung. Air wudhu akan membersihkan hidung dari partikel-partikel berbahaya. Berikutnya adalah berkumur, seperti halnya fungsi hidung, mulut juga merupakan tempat berdiamnya berbagai bakteri. Bakteri-bakteri ini kebanyakan berasal dari makanan yang kita makan serta udara saat kita berbicara. Nabi Muhammad menganjurkan umatnya untuk bersiwak sebelum melakukan sholat (tindakan seperti menyikat gigi), suatu tindakan untuk membersihkan mulut kita. Dapat disimpulkan, berkumur merupakan suatu tindakan preventif terhadap kuman-kuman yang masuk melalui mulut.

Membasuh telinga juga merupakan salah satu tindakan yang dianjurkan. Pembasuhan telinga dengan air dapat meminimalkan akumulasi dari wax (kotoran). Wax yang berlebihan dapat menyebabkan infeksi pada telinga (Awais, Muhammad., 2010).

Wudhu tidak hanya diperintahkan saat akan melakukan sholat, Nabi Muhammad juga menganjurkan wudhu sebelum tidur. Hal ini ternyata sama seperti yang disarankan pada refleksologi dimana suhu air akan membantu menenangkan saraf-saraf sehingga akan mempermudah terjadinya tidur yang berkualitas (Awais, Muhammad., 2010).

Dalam perintah berwudhu juga ditekankan urutan, hal ini terkait dengan agama Islam yang mementingkan sikap tertib dan disiplin dalam berbagai hal. Sedangkan anjuran untuk membasuh setiap anggota wudhu sebanyak tiga kali tidak lain adalah guna mendapatkan efek perangsangan yang lebih kuat.

Sebagai kesimpulan, benarlah firman Allah dalam Al Quran surat Al-Hasyr ayat 7 : “….. Apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah…”. Serta, firman Allah dalam Al Quran surat Al Maidah ayat 6 : “….Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.”

DAFTAR PUSTAKA
Al Qur’anul Karim
Awais, Muhammad. 2010. Benefits of Ablution and Ghusl. http://miraculousquran.blogspot.com/2009/08/surah-al-maida-56-benefits-of-ablution.html (17 Mei 2010).
Kreydin, Army. 2010. The Health Benefits of Reflexology. http://reflexology.suite101.com/article.cfm/the-health-benefits-of-reflexology (17 Mei 2010).
Nurbaki. 2010. Wudu : a prescription for good health. http://www.fountainmagazine.com/article.php?ARTICLEID=435 (17 Mei 2010).
Tawfik, Lamya. 2008. The Preventive and Healing Wonders of Ablution. http://www.answering-christianity.com/ablution_wisdom_and_miracle.htm (17 Mei 2010).

Tags: ,



taken with little adaptation from : http://en.wikipedia.org/wiki/Raja_Ampat_Islands

raja_ampat

Located off the northwest tip of Bird’s Head Peninsula on the island of New Guinea, in Indonesia’s West Papua province, Raja Ampat, or the Four Kings, is an archipelago comprising over 1,500 small islands, cays and shoals surrounding the four main islands of Misool, Salawati, Batanta and Waigeo, and the smaller island of Kofiau. It encompasses more than 40,000 km² of land and sea, which also contains Cenderawasih Bay, the largest marine national park in Indonesia. It is a part of the newly named West Papua (province) of Indonesia which was formerly Irian Jaya. The islands are the most northern pieces of land in the Australian continent.

2

8

According to Conservation International, marine surveys suggest that the marine life diversity in the Raja Ampat area is the highest recorded on Earth.[1] Diversity is considerably greater than any other area sampled in the Coral Triangle composed of Indonesia, Philippines and Papua New Guinea. The Coral Triangle is the heart of the world’s coral reef biodiversity, making Raja Ampat quite possibly the richest coral reef ecosystems in the world.

6

The area’s massive coral colonies along with relatively high sea surface temperatures, also suggest that its reefs may be relatively resistant to threats like coral bleaching and coral disease, which now jeopardize the survival of other coral ecosystems around the world. The Raja Ampat islands are remote and relatively undisturbed by humans.

3

The high marine diversity in Raja Ampat is strongly influenced by its position between the Indian and Pacific Oceans, as coral and fish larvae are more easily shared between the two oceans. Raja Ampat’s coral diversity, resilience, and role as a source for larval dispersal make it a global priority for marine protection.

7

1,309 fish species, 537 coral species (a remarkable 96% of all scleractinia recorded from Indonesia are likely to occur in these islands), and 699 mollusk species, the variety of marine life is staggering. [2] Some areas boast enormous schools of fish and regular sightings of sharks, such as wobbegongs.

10

References

1. ^ [1] Ultra Marine: In far eastern Indonesia, the Raja Ampat islands embrace a phenomenal coral wilderness, by David Doubilet, National Geographic, September 2007
2. ^ [2] Conservation International, 2002, A Marine Rapid Assessment of the Raja Ampat Islands, Papua Province, Indonesia

[InsyaAllah, someday i'll be there....]]]]

Tags: , , ,



Saya adalah penggemar setia roti youtube dengan mentega keepvid.com..tapi semenjak keepvid tak gratis lagi sempet pusing juga gimana caranya supaya bisa tetep gratis save video dari youtube…

beberapa teman sejawat keepvid sempet saya kunjungi, tapi memang mereka tak seramah keepvid…=)

Akhirnya…ini beberapa alternatif buat pengganti keepvid yang mungkin agak ramah..
savevideo.me

Tapi, kini..hal ini bisa disiasati dengan IDM atau temen sejawatnya, orbit downloader…

tapi, ada cara yang cukup simple juga, ketika sampai pada alamat web http:/www.youtube.com/………., nah ubahlah “y” pada youtube dengan “3″…dan silakan mendownload..^^
youtube1

Tags: ,



i just be a German learner, and these’re some of the web you can take a look to increase your German:

1. www.young-germany.de
2. www.german-vocabulary.blogspot.com
3. Deutsch Lernen on www.facebook.com/pages/Deutsch-Lernen-Learning-German/143350912382285
4. www.doubletranslate.com
5. www.deutsched.com

brandenburg-gate-at-night

Tags: ,



Bismillahirrahmanirrahiim Menjelang Tahun Baru Islam 1431 H 22:40

Pernahkah Anda merasa sendiri, teman-teman terbaik Anda meninggalkan Anda dan hanya menoleh pada Anda saat senang?

Pernahkah Anda merasa masalah datang mendera namun tidak tau harus berbuat apa..

Dan berbagai masalah lainnya yang..membuat Anda berpikir bahwa Anda lah orang paling menderita di dunia Anda..

Lalu, tanpa terasa mulut dan hati bersatu berkata: “Seandainya saya tidak melakukan ini, pasti tidak akan begini..” dan kalimat-kalimat lain yang sejenisnya..

Percayalah, Anda sedang berkeluh kesah

Dan itu merupakan hal yang mubah (dibolehkan) dalam Islam, tapi dengan syarat dan ketentuan berlaku..
Lantas apa syarat dan ketentuannya?
Keluh kesah, itu merupakan sifat dasar manusia (QS.70: 19-35)
Tapi jangan senang dulu, karena itu sama sekali tidak menyelesaikan masalah.
Keluh kesah tidak akan menguntungkan bagi Anda, justru malah akan menyulitkan, karena pikiran keluh kesah yang dipelihara terus menerus akan menumbuhkan rasa pesimis dan pada akhirnya putus asa. Inilah yang dialarang oleh Islam, putus asa (QS.39: 53)

Itulah mengapa mempercayai ramalan dilarang oleh Islam. Menimbulkan putus asa.
Kalau kita sudah tau besok akan terjadi apa. Lantas dimana seninya hidup, dimana seninya berikhtiar. Itulah kunci takdir, kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi besok, makanya kita berusaha sebaik mungkin supaya usaha kita bisa mendekati takdir terbaik yang ditetapkan oleh-Nya. Sebagaimana halnya ketika kita melihat film yang telah kita ketahui endingnya. tentu film itu tidak menarik lagi, bukan?

Ada cerita seorang peramal kematian. Selalu tepat meramal kapan orang lain akan mati. Hingga suatu hari ia penasaran, kapankah ia akan meninggal. Ketika dia sudah tahu hari-H nya dia kemudian menunggu dengan cemas hari itu. Tibalah saat itu, hari H, ia sudah tidak tenang dari awal, jam berlalu, berlalu dan berlalu dan hampir berganti hari, namun tidak ada hal yang terjadi padanya. Hingga akhirnya muridnya datang dan mengucapkan selamat kepada gurunya, “Guru, selamat Anda berhasil lolos dari kematian.” Tapi apa yang dilakukan peramal tersebut. Ia malah loncat dan akhirnya meninggal. Tepatlah ia meninggal hari itu. Tapi karena apa? Semata-mata ia takut reputasi kehebatannya sebagai peramal kematian akan pudar. Dan.. itulah, ramalan hanya akan membuat kita menjadi lemah, putus asa.

Kata kunci dalam keluh kesah adalah pertarungan optimis dan pesimis. Dan mana yang akan Anda tumbuhkan?
Ilmu kedokteran modern menemukan koneksi antara berpikir positif dan sistem imun. Itulah rahasia dibalik iman. Ternyata berpikiran positif akan merangsang penguatan sistem imun yang pada akhirnya membuat kita lebih sehat. Dan berpikiran negatif sebaliknya. Makanya banyak orang yang sudah menderita penyakit berat, namun yakin kesembuhan hanya berada di tangan Allah, dengan izin Allah sembuhlah ia. Apa sih yang susah buat Allah? Bikin alam semesta sebegini luas aja gampang, apalagi masalah “kacangan” kayak gitu.

Masalahnya adalah percayakah kita kepada Allah. Percayakah kita seberapa pun sulitnya masalah yang kita hadapi merupakan skenario terbaik yang telah disiapkan-Nya. Dimanakah iman itu?

Banyak orang yang justru putus asa, padahal sebentar lagi justru Allah akan menunjukkan jawabannya. Allah senang sekali mendengar rintihan hamba-Nya yang memohon. Bedanya itulah, klo kita curhat ke teman, belum tentu dia akan senang mendengar keluhan kita. Tapi Allah? Dengan senang hati mendengar curhatan kita.
Yuk liat QS.70: 19 dimana Allah memberikan tips-tips kepada kita supaya tidak mudah menjadi orang yang berkeluh kesah (putus asa).

Salah satunya adalah dengan memelihara shalat. Bagaimanakah yang disebut memelihara shalat?
1. Berusaha melengkapi syarat sah shalat
2. Berusaha melengkapi rukun-rukun shalat
3. Khusyuk (QS.2: 45-46)
4. Melaksanakan sholat wajib 5 waktu
5. Mengusahakan sholat di awal waktu

Suatu saat diceritakan ada seseorang yang sangat gemar beribadah, ia selalu mengusahakan supaya dapat shalat berjamaah dengan Rasulullah di Masjid meskipun rumahnya berjarak jauh. Kemudian, seorang sahabat menyarankan untuk membeli keledai supaya bisa ditungganggi agar dapat membantunya berjalan dan melindunginya dari terik. Lantas apa yang dikatakannya? Saya lebih suka berjalan menuju ke Masjid supaya tiap langkah saya dihitung sebagai pahala. Itulah mindset. Mindset optimis. Yang akhirnya mengubah sebuah masalah menjadi prestasi.

Keluh kesah merupakan tanda seseorang belum benar imannya kepada Allah SWT.

Sedikit tips untuk pembiasaan mengurangi keluh kesah:
1. Bergaulah dengan orang-orang yang memang berpikiran positif. Karena itu akan menular.
2. Coba gantilah kata-kata ‘aduh’ dengan yang lain misalnya: Laa haula walla quwata illa billah, astagfirullah dan banyak kata-kata lain yang bermakna positif.

Pada akhirnya, berkeluh kesahlah..berkeluh kesahlah..berpuas-puaslah dengan Allah SWT.

Bersusah payahlah, bukan hanya untuk bertahan hidup, tapi juga untuk menghidupkan kebenaran. Jadilah ia yang bukan hanya menyalahkan kegelapan tapi berinisiatif menyalakan secercah pelita dalam kegelapan.

semoga Allah memudahkan langkah-langkah kecil kita..

semanggi

Tags:



01flocke1_080128_72

01baby2_080123_72

Tags: , , ,



Pemuda adalah harapan bangsa. Gambaran keadaan pemuda saat ini adalah cerminan bangsa ke depannya. Oleh sebab itu, Indonesia sebagai negara multi masalah mutlak membutuhkan generasi-generasi pembaharu yang akan mengubah Indonesia dari negara multi masalah menjadi negara multi peluang. Faktanya, hal itu bukanlah pekerjaan segampang membalikkan telapak tangan. Ada banyak masalah yang terjadi di negeri ini, Indonesia. Negeri ini bahkan sudah bergelar negara dengan penduduk muslim terbanyak di dunia. Tidakkah itu turut mencoreng Islam sebagai agama rahmatan lil’ alamin? Permasalahan bangsa yang terjadi dewasa ini amatlah beragam dan kompleks. Mulai dari masalah pendidikan, sosial, ekonomi, pertahanan, hukum, dll. Sektor pendidikan yang merupakan sektor pembangun manusia dijejali masalah yang tak terhitung jumlahnya. Kualitas pendidikan di Indonesia sangat memprihatinkan yang ditunjukkan dengan peringkat Human Development Index yang terus menurun dari tahun ke tahun. Dari 174 negara di dunia, Indonesia berada pada urutan ke-102 (1996), ke-99 (1997), ke-105 (1998), dan ke-109 (1999). Survei yang dilakukan oleh Political and Economic Risk Consultant (PERC) mengatakan kualitas pendidikan di Indonesia berada pada urutan ke-12 dari 12 negara di Asia dan daya saing Indonesia adalah rendah menurut The World Economic Forum1. Belum lagi, negeri ini diguncang oleh berbagai permasalahan integritas, seperti yang terjadi di Jakarta tahun 1998 hingga permasalahan ekonomi dimana hutang Indonesia akan mencapai Rp. 1.807,5 triliun pada 20112. Sungguh, permasalahan yang hanya bukan tanggung jawab pemerintah untuk menyelesaikannya. Kita pun, sebagai pemuda Islam, punya tanggung jawab disini. Lalu apa peran pemuda? Dari seluruh penduduk Indonesia yang diprediksi berjumlah 232 juta jiwa pada 20103, 63 juta jiwa diantaranya adalah pemuda4, berarti terdapat hampir 25% potensi pemuda.

Terilhami dengan salah satu sabda Rasulullah SAW yang mengatakan bahwa pintu rezeki manusia terbanyak berasal dari dagang atau dengan kata lain wirausaha. Dan itulah, salah satu potensi kekuatan pemuda Indonesia, bergerak melalui bidang yang selama ini bergulat akrab dengan manusia, yaitu ekonomi. Betapa tidak, setiap harinya kita pasti akan menyentuh dunia ekonomi itu, bahkan kebutuhan dasar manusia, seperti rohani, fisik, dll bertautan erat dengan ekonomi. Makan misalnya, siapa yang bisa memisahkan manusia dari ini? Padahal jumlah manusia sangat banyak dan mereka rata-rata makan tiga kali sehari, wah..sekilas bisa dibayangkan betapa menguntungkannya potensi wirausaha di bidang makanan, belum lagi apabila merambah ke industri pakaian, dll. Benarlah apa yang dikatakan Rasulullah SAW. Seorang sosiolog, David McClelland berpendapat suatu negara bisa menjadi makmur bila ada wirausaha atau entrepreneur sedikitnya 2% dari jumlah penduduk. Singapura contohnya, salah satu kemajuan pesat yang dialami Singapura adalah disebabkan meningkatnya jumlah wirausaha dari 2,1% (2001) menjadi 7,2% (2009), sedangkan Indonesia hanya 0,18% (sekitar 400.000 orang)5.

Tak bisa dipungkiri saat ini kita berada pada saat dimana segala sistem berkiblat pada barat. Dan memang sesuai janji Allah, apabila bukan dengan sistem Allah maka tunggulah kehancurannya. Sistem ekonomi barat yang kita agung-agungkan selama ini perlahan-lahan mulai menunjukkan kelemahan dan perjalanan ke arah kehancuran. Sebagai contoh Federal Reserve, bank sentral di Amerika Serikat, dimana seluruh petingginya merupakan Yahudi dan jelas mereka berazas riba, pada awal tahun 2008 didera kombinasi masalah seperti meningkatnya inflasi, runtuhnya pasar properti, krisis pinjaman bank, dan melemahnya dolar yang semuanya akan dapat mengakibatkan runtuhnya perekonomian Amerika6. China sebagai kekuatan ekonomi kuat yang muncul baru-baru ini juga bukan tanpa masalah dan kekhawatiran. Meskipun kinerja perekonomian China begitu mengesankan dengan laju pertumbuhan lebih dari 10%, kepemimpinan partai komunis tetap berhadapan dengan tantangan yang luar biasa yaitu bagaimana mengintegrasikan orang-orang dari wilayah pedalaman ke dalam pasukan tenaga kerjanya, karena populasi China yang begitu besar tentu saja ini bukan masalah mudah. Sekali lagi karena ini luar biasa sulitnya dan tidak dapat diprediksikan, kita tak pernah tahu akan masa depan perekonomian China6. Jepang sebagai macan asia lainnya memiliki kondisi yang tidak berbeda jauh juga. Ternyata Jepang memiliki sebuah rahasia kecil, yaitu gunungan utang yang membayangi perekonomian Jepang. Apabila di perhatikan semua institusi di Jepang dipenuhi utang jangka panjang pemerintah (dikenal dengan nama JGB). Bila para pejabat menaikkan suku bunga terlalu cepat dan terlalu tinggi demi memperbaiki pengembalian kepada para penabung, Jepang akan tiba-tiba berhadapan dengan krisis bursa obligasi nasional6. Dan itulah permasalahan utama di Jepang.

Sekarang, mari sekilas melihat kepada apa yang Islam ajarkan. Dalam sebuah hadist Rasulullah sudah memberitahukan cara mengelola keuangan. Dari Sa’ad bin Abi Waqqash disampaikan, “Pada saat haji Wada’, Rasulullah SAW mengunjungiku yang sedang sakit keras. Aku bertanya kepadanya, ‘Wahai Rasulullah, aku adalah orang yang memiliki harta yang banyak dan tidak ada yang mewarisi hartaku, kecuali anak perempuanku satu-satunya. Jika demikian, bolehkah aku menyedekahkan dua pertiga dari hartaku?’ Nabi SAW menjawab, ‘Tidak boleh’. Aku bertanya lagi, ‘Bagaimana kalau aku sedekahkan separuh dari hartaku, ya Rasulullah?’, Nabi SAW menjawab, ‘Juga tidak boleh’. Aku kembali bertanya, ‘Kalau sepertiga?’ Mendengar itu Nabi SAW bersabda, ‘Kalau sepertiga boleh, dan itupun sudah banyak. Sebab seandainya kamu meninggalkan ahli warismu dalam keadaan kaya, itu lebih baik daripada kamu meninggalkan mereka dalam keadaan papa, meminta-minta kepada manusia’ (HR.Tirmidzi). Dari hadist ini bisa disimpulkan bahwa orientasi kehidupan seorang Muslim adalah akhirat, sehingga segala amalan-amalan yang bisa menguntungkan secara akhirat haruslah menjadi prioritas. Berikutnya kita bisa belajar dari salah satu sahabat Rasulullah SAW, yang terkenal akan kekayaannya, yaitu Abdurrahman bin Auf dimana salah satu kunci kesuksesannya adalah melalui sedekah. Seperti janji Allah, Allah akan melipatgandakan harta yang digunakan dalam sedekah mulai dari 10 hingga 700 kali lipat lewat jalan yang tidak pernah manusia pikirkan (QS. 2: 260 dan QS. 6:160).

Husein Sahata dan Mas’ud Alam Choudhory meringkas apa yang disebut etika bisnis dalam Islam sebagai berikut:
(1) Tujuan bisnis (entrepreneurship) adalah beribadah kepada Allah dan memakmurkan bumi (QS.51: 56-57).
(2) Adanya keseimbangan dalam pemenuhan kebutuhan jiwa dan jasmani (QS.28:77)
(3) Mendapatkan rezeki yang diiringi tawakal dan takwa kepada Allah SWT (QS.67:15)
(4) Usaha halal dan hindari yang haram (QS.6:100)
(5) Free-interest system (QS.2:278-279)
(6) Sistem bagi hasil
(7) Joint venture, skema kerja dan bisnis dalam bentuk penyertaan modal. Investasi diarahkan kepada equity base fund daripada debt base fund.
(8) Keberkahan dalam bisnis dan kedermawanan (QS.16:71)
(9) Mengeluarkan zakat harta (QS.9:103)
(10) Jujur, amanah dan paham aspek perdagangan (QS.2:177)7

Robert Malthus mengatakan bahwa jumlah peningkatan populasi manusia mengikuti deret ukur (1,2,4,16,..) dan pertumbuhan makanan mengikuti deret hitung (1,2,3,4,…), bila mengikuti teori ini maka suatu saat akan terjadi kelaparan besar-besaran padahal Allah SWT berfirman dalam QS.11: 6 “Dan tidak satu pun makhluk bernyawa di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya..”. Dan memang pada kenyataannya potensi makanan itu berlimpah ruah di bumi ini, mulai dari pertanian, hingga perikanan yang mendominasi dua pertiga luas permukaan bumi kita. Masa iya tidak mampu mencukupi? Dalam Islam, masalahnya adalah bukan pada produksi tapi pada distribusi. Sesuai firman Allah SWT dalam QS. 59:7 “Harta rampasan fa’i yang diberikan Allah kepada Rasul-Nya (yang berasal) dari penduduk beberapa negeri, adalah untuk Allah, Rasul, kerabat (Rasul), anak-anak yatim, orang-orang miskin dan untuk orang-orang yang dalam perjalanan, agar harta itu jangan hanya beredar di antara orang-orang kaya saja di antara kamu. Apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah. Dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah. Dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah sangat keras hukuman-Nya.”

Rasulullah SAW juga telah jauh-jauh hari memperingatkan pentingnya wirausaha, selain beliau sendiri yang menjadi contoh langsungnya dengan sudah berdagang pada usia yang sangat muda dan terkenal akan kejujurannya saat berdagang, beliau pun pernah bersabda bahwa 90% pintu rezeki itu melalui berdagang alias wirausaha. Bukan hanya Rasulullah SAW yang menjadi contoh, nabi-nabi lain pun banyak yang berprofesi sebagai wirausaha, sebut saja Nabi Daud AS yang berprofesi sebagai pandai besi, Nabi Musa AS yang seorang penggembala, dll. Mencari nafkah atau dalam konteks ini kita menyebutnya wirausaha merupakan salah satu ibadah kita kepada Allah. Banyak ayat quran yang memerintahkan untuk mencari rezeki antara lain QS.78:11, QS.62:10.

Begitu banyak peluang berserakan di hadapan kita, peluang entrepreneurship. Yang apabila dijalankan sesuai prinsip Islam akan membawa kemanfaatan yang insyaallah tidak hanya untuk kita, tapi ke depannya merupakan jalan keluar bagi permasalahan bangsa yang sudah kronis ini. Mari membudidayakan entrepreneur dan Islam sebagai acuan, karena semua telah diatur-Nya dalam Al Quran. Berawal dengan niat baik, dan ingatlah prinsip keadilan dalam menjalankan apapun pilihan usaha kita ke depannya. QS.83:1-3 “(1) Celakalah bagi orang-orang yang curang (dalam menakar dan menimbang)! (2) (yaitu) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dicukupkan, (3) dan apabila mereka menakar atau menimbang (untuk orang lain), mereka mengurangi”. Mari menjadi Bill Gates yang sukses menjadi inspirasi banyak orang, menjadi Bill gates versi Muslim yang insyaallah sukses, menginspirasi, dan dicintai Allah SWT. Wallahu ‘alam bishowab.

Daftar Pustaka:

1 Al-Jawi, M.S. 2006. Pendidikan di Indonesia: Masalah dan Solusinya. Disampaikan pada Seminar Nasional “Potret Pendidikan Indonesia Antara Konsep, Reality, dan Solusi.”

2 Detikfinance. 2010. Jumlah Utang Indonesia Tahun 2011. http://www.peluangbisnisali.co.cc/2010/08/jumlah-utang-indonesia-tahun-2011.html (17 Oktober 2010).

3 El-Haq, P.S & Soedjono, E.S. Potensi Lumpur Tinja Manusia Sebagai Penghasil Biogas.

4 Berita Sore. 2010. Separuh dari 63 juta jiwa remaja di Indonesia rentan berperilaku tidak sehat. http://beritasore.com/2010/07/05/separuh-dari-63-juta-jiwa-remaja-di-indonesia-rentan-berprilaku-tidak-sehat/ (17 Oktober 2010).

5 Sumintar. 2009. Merubah Indonesia dengan memperbanyak entrepreneurship. http://www.sumintar.com/merubah-indonesia-dengan-memperbanyak-entrepreneurship.html (17 Oktober 2010).

6 Smick, D.M. 2009. Kiamat Ekonomi Global. Jakarta: Penerbit Daras.

7 Nurosid, Harun. 2010. Bisnis dalam Islam. http://pagenjahan.blogspot.com/2010/10/bisnis-dalam-islam.html (18 Oktober 2010)

Tags: , , ,



Ada dua sinar yang akan menerangi setiap langkahku, mempengaruhi setiap tindakanku.. Begitulah, kunamakan sinar..karena gelap diriku tanpanya..’
Ada berbagai perasaan yang berkecamuk ketika memandang wajahnya.. setiap aku kembali ke rumah, yang membesarkan ku setidaknya hingga usiaku 18 tahun, kulihat kerutan bertambah di wajahnya.. Tapi tidak dengan kebijaksanannya..kebijaksanaan itu masih tetap disana, di wajah itu..yang selalu ingin kau hela lelahnya..
Iya, dialah orang tua..sosok yang telah Allah kirimkan untukmu sebagai bahan pelajaran..
Aku belajar, bagaimana memberi tanpa pernah berharap balasan
Aku belajar, bagaimana supaya orang yang kita cintai senang dengan keberadaan kita
Aku belajar perjuangan
Aku belajar mengatasi rasa sakit
Iya, dialah orang tua..yang tidak akan pernah sanggup terbalaskan jasanya..
Dan sebuah harapan, kelak dapat membuat mereka bangga dunia-akhirat karena telah melahirkan aku. Meski, di usia senja ini tak pernah kulihat segerat pun rasa lelah dan segerat pun muka masam
Aaah..sekali lagi, anak lah yang selalu mudah melupakan orang tuanya..
Ketika beberapa ego duniawi datang tanpa pernah memperhatikan perasaan mereka
Aku, tidak akan pernah mau seperti itu..
Bagiku, membahagiakan orang tua adalah salah satu jalan beribadah kepadaNya
Semoga langkah-langkah tergopoh ini selalu tetap akan azzamnya
Mengingat mereka dalam setiap doa lirihku..

dsc07480



Alhamdulillah. Ya, Bromo merupakan pengalaman pertama saya naik gunung, dan juga
pembuktian QS. 6 : 125.

125. Barangsiapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk (memeluk agama) Islam. dan Barangsiapa yang dikehendaki Allah kesesatannya[503], niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki langit. Begitulah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman.

Memang, naik gunung itu butuh penyesuaian, salah satunya dada akan terasa sesak, makanya dalam ayat ini memberitahukan untuk mempersiapkan segala sesuatunya sebelum naik gunung (terutama bagi orang yang memang bukan berdomisili di gunung). Tubuh butuh adaptasi, aklimatisasi.

Maka, sebelum naik gunung itu butuh latihan. Biar lebih nikmat. Tujuan pertama saya dan ketiga teman saya adalah Bromo, dengan pertimbangan medan yang lebih mudah untuk amatir. Jadi, bromo adalah pilihan yang tepat untuk orang amatir yang ingin naik gunung, karena banyak tersedianya fasilitas dan udah ada tangganya pula nyampe ke puncak, tempat kawah belerang.

Perjalanan dimulai dari stasiun Jebres, Solo menuju Probolinggo (kota terdekat dengan Bromo). Dengan status backpacker tentu kami mengincar harga yang termurah, maka untuk ke Probolinggo kami memilih kereta ekonomi seharga 26.000. Kami berangkat pukul 11.00 dari Jebres dan sampai ke stasiun Probolinggo (satu-satunya stasiun di Probolinggo) kira-kira pukul 20.00 (sekitar 9 jam perjalanan). Setelah tiba di stasiun Probolinggo jangan lupa menanyakan jadwal keberangkatan kereta keesokan harinya bagi yang ingin semalam saja di Bromo. Untuk sampai ke Bromo, kita harus ke terminal dari stasiun. Itu biasanya ditempuh dengan menggunakan Lin (angkot kuning) seharga 2.000 (bayarlah dengan uang pas, karena kalau tidak harganya bisa menjadi 3.000…lumayan kan).

Tapi kami tidak menempuh jalur itu, di stasiun kami bertemu dengan Bapak-bapak tukang becak yang menawarkan kami agen travel menuju Bromo. Kami mengiyakan ajakan mereka, dan dengan becaknya Kami diajak menelusuri jalanan kota Probolinggo pada malam hari. Satu becak harganya 10.000, jadi klo tiap orang 5.000 aja. Naik becak memiliki beberapa keuntungan dibanding naik Lin menurut saya, pertama kita bisa melihat kota Probolinggo dengan lebih dekat dan jelas. Kota ini rapi, dan seringkali memenangkan adipura, selain itu kita dapat bertanya banyak pada pak becak mengenai rute ke Bromo dengan lebih jelas.

Setelah beberapa saat, tibalah Kami di tempat agen travel yang dimaksud, karena harga yang mereka tawarkan terlalu mahal bagi kami yang berstatus backpacker, maka kami memutuskan untuk tidak langsung mengiyakan tawaran dari agen itu. Mikir-mikir dulu gitu. Ternyata di depan travel tersebut Kami menemukan masjid yang lumayan sering dijadikan tempat beristirahat bagi para musafir. Wah, tepat banget. Kami dapat tempat ibadah-mandi-istirahat dan charger baterai yang gratis plus nanya-nanya soal Bromo sama bapak satpamnya. Karena banyaknya masyarakat yang I’tikaf di masjid ini setiap harinya, ada penjagaan khusus setiap harinya. Mungkin juga didukung oleh beberapa faktor seperti disinyalir merupakan masjid tertua di Jawa Timur, dan keberadaan sumur yang dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit. Walah…walah, ya kata teman saya di Jawa Timur masih kental dengan hal yang seperti ini. Tapi ga papalah, selama kita yakin yang menyembuhkan hanya Allah SWT saja =). Katanya airnya sejernih aq*a, lumayan kan buat ngisi persediaan air minum kita.

Berdasarkan keterangan bapaknya, untuk dapat melihat sunrise, kita harus bersiap-siap setidaknya jam 02.30. Okeh kami pun beristirahat sambil menyalakan alarm.

Tibalah jam 02.00 kami bersiap-siap melanjutkan perjalanan, untuk sampai ke tempat kendaraan khusus menuju Bromo (hartop –red) kami harus naik Lin, dan Lin itu ada di depan masjid tempat kami menginap. Dengan diantar Pak Satpam yang baik hati, kami diantar hingga naik ke Lin dengan 2.000

Ada satu hal yang pasti dari Hartop, dia tidak akan mau berangkat kalau penumpangnya belum penuh (sekitar 10-12 orang)..sebuah situasi yang sulit bagi kami berempat dimana jam 3 pagi itu hanya ada kami. Normalnya apabila penumpang penuh harga hartop adalah 25.000 per orangnya. Kami terus melobi agar bisa mendapatkan harga yang lebih murah. Tapi sekali lagi, jam 3 pagi bukanlah kondisi dengan penumpang ramai, ada empat orang bule yang telah mencarter hartop itu 250.000. pak supir terus meyakinkan kami untuk mencarter hartopnya 200.000 plus kami diantar ke gunung pananjakan 2 untuk melihat sunrise.

Yahh..dengan berat hati, kami mengiyakan, 50.000 per orang. Perjalanan membutuhkan waktu sekitar 1 jam, kami melewati jalan yang berliku dengan suasana dingin khas pegunungan. Brrrrrrr…dingin. Sunrise diperkirakan jam 05.15, sebelum itu kami menapaki gunung Pananjakan 2 untuk mencari view yang paling bagus untuk melihat sunrise. Dan Alhamdulillah kami mendapat view yang kueeeeren banget. Sunrise-Bromo-Semeru-plus sabana diantara gunung Pananjakan 2-Bromo yang tampak kayak di bawah permukaan laut dari atas. Indahnyaaaaa. Sayang di gunung pananjakan 2 ini sama sekali tidak ada kehidupan seperti di Bromo.

Maksudnya adalah sepi banget beda sama Bromo yang dari kejauhan sudah kelihatan ramai dengan jeep dan kuda. Satu hal yang masih belum kesampaian waktu naik gunung nih, pengen sholat di gunung, merasakan lebih dekat dengan salah satu ciptaan-Nya. Ternyata gunung pananjakan 2 ramai setelah subuh, suku tengger –penduduk asli disini- rata-rata mencari nafkah dengan mencari rumput atau bahan-bahan lainnya di gunung Pananjakan 2.

Okeh perjalanan utama Kami berlanjut, Bromo! Gunung bromo dikelilingi oleh banyak gunung di sekelilingnya, namun sangat mudah membedakan mana bromo, pertama dia terlihat ramai dengan berbagai aksesoris di sekitarnya seperti mobil jeep dan kuda. Kedua, dia (Bromo) yang tercantik dengan asap dari kawahnya yang melukis langit. Indah. Hanya dia satu-satunya gunung yang mengeluarkan asap indah itu. Perjalanan dari gunung Pananjakan 2 ke Bromo diwarnai oleh hamparan sabana yang indah banget, kayak foto-foto sabana yang kulihat di Amerika, nyatanya ada di Indonesia. Kesimpulannya: keindahan alam yang ada di luar negeri, Indonesia juga punya.

Setelah melewati perjalanan yang cukup panjang di sabana, hamparan berikutnya adalah pasir. Denger-denger ini lokasi syuting film Pasir Berbisik ya..(bener ga sih?). dari kejauhan tampak kuda. Wuiiih, tertumpuk-tumpuk rasanya hasrat untuk menaiki kuda. Menaiki kuda adalah salah satu anjuran Rasulullah SAW. Dan tampak dari jauh, memang si kuda ini begitu aerodinamis. Kakinya begitu kuat, bedakan aja dengan kaki hewan-hewan yang lain. Memang kuda khusus diciptakan untuk ditunggangi ya, belum lagi sifatnya yang begitu jinak dan penurut…ealaaah, jatuh cinta saya ama hewan cantik ini. Biaya yang dibutuhkan untuk si kuda ini adalah 30.000 (dengan rute keliling pasir plus diantar ampe atas tepat di bawah tangga menuju Bromo).

Dan berikutnya, Kami berhadapan dengan tangga yang tinggi menjulang tepat menuju ke puncak Bromo, sepertinya kemiringannya mencapai 30-45O. jangan Tanya bagaimana keju kemeng-nya otot paha saya plus takikardi-nya jantung saya, ya itulah penderitaan orang yang kurang persiapan dan latihan menjelang naik gunung.

Seliweran banyak banget turis asing ya di Bromo itu, sepertinya lebih banyak dari turis lokal. Dan akan ramai sekali pada pagi hari. Jangan harap Bromo rame siang hari, panas bet!
Sampai di atas, Kami langsung disambut bau belerang (khas bau kentu*) yang dikeluarkan kawah Bromo. Bentuknya kayak mangkok, di tengah mangkok itulah ada retakan yang mengeluarkan asap belerang itu. Entahlah bagaimana prosesnya.

setelah cukup lama berdamai dengan alam, kami pun pulang, rute kali ini agak pemaksaan karena kami harus mengejar kereta menuju ke Solo jam 11. jadilah kami naik ojek (10rb) disambung taksi khusus (50rb hingga stasiun) dan Zzzzz, beristirahat dalam kereta..

inilah perjalanan pertama saya sebagai backpacker, insyaAllah akan ada sekuel-sekuelnya dalam menjelajahi bagian-bagian bumi-Nya (insyaAllah)